Merawat tanaman hias dalam ruangan terkesan mudah, apalagi karena tanaman yang dipilih biasanya memiliki ketahanan terhadap situasi dalam ruangan. Akan tetapi, nyatanya tanaman indoor tetap memerlukan pemeliharaan yang tepat agar bisa tetap bertahan hidup. Salah-salah, tanaman hias bisa layu bahkan mati apabila tidak dirawat dengan tepat.
Berikut ini adalah 5 penyebab tanaman indoor layu dan mati, lengkap dengan tanda‑tanda yang umum dan tips untuk memperbaikinya.
- Penyiraman tanaman yang tidak tepat
Salah satu penyebab paling umum tanaman indoor layu adalah air yang tidak sesuai. Baik kelebihan air (overwatering) maupun kekurangan air (underwatering) bisa membuat tanaman mengalami stres dan akhirnya mati. Masing-masing jenis tanaman indoor bisa memiliki frekuensi penyiraman yang berbeda. Untuk menghindarinya, Anda bisa membuat jadwal penyiraman agar penyiraman tanaman dilakukan dengan tepat.
- Jumlah cahaya matahari yang tidak sesuai
Tanaman dalam ruangan bukan berarti tidak memerlukan cahaya matahari sama sekali, karena cahaya matahari dibutuhkan tanaman untuk berfotosintesis dan pertumbuhan tanaman. Namun, faktanya memang ada beberapa jenis tanaman indoor yang tidak memerlukan paparan cahaya terus menerus. Untuk memastikan sinar matahari yang didapat tanaman Anda tepat, perhatikan warna daun dan batang tanaman. Apabila warna daun berubah menjadi kecokelatan, dapat dikatakan bahwa tanaman terlalu banyak menerima sinar matahari. Apabila tanaman indoor kekurangan cahaya, biasanya daunnya berwarna pucat.
- Tanaman kekurangan nutrisi
Sama seperti manusia, tanaman juga membutuhkan nutrisi yang tepat untuk tumbuh. Jangan lupa untuk memberikan pupuk pada tanaman hias dalam ruangan dengan jumlah dan prosedur yang tepat. Tanpa pupuk, tanaman bisa kekurangan unsur penting dan tumbuh tidak optimal.
- Tanaman terserang penyakit
Bukan hal yang mustahil bahwa tanaman Anda terkena penyakit, baik dari jamur maupun bakteri. Apabila tanaman Anda terkena penyakit, segera buang bagian yang berpenyakit agar tidak mempengaruhi bagian lain tanaman yang masih sehat. Periksa tanaman secara berkala untuk menghindari bagian tanaman yang rusak dan menyebar pada tanaman sehat.
- Terlalu sering memindahkan tanaman
Tahukah Anda bahwa tanaman membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungannya? Karena itu, jangan sering memindah-mindahkan tanaman terutama dari wilayah yang gelap ke tempat yang terang karena dapat mempengaruhi proses pertumbuhannya. Tanaman bisa mengalami stres saat dipindah‑pindah terlalu sering, terkena angin panas/dingin, atau mengalami perubahan suhu mendadak.
Nah, itulah lima penyebab tanaman indoor mati dan layu yang bisa Anda hindari. Tanaman indoor layu atau mati bukan berarti kamu gagal merawatnya—seringkali itu tanda ada faktor perawatan yang perlu disesuaikan. Dengan memahami penyebab tanaman indoor layu dan mati serta cara mengatasinya, kamu bisa menjaga tanaman tetap hijau, sehat, dan tumbuh optimal di rumah atau kantor.
Apabila Anda merasa kesulitan dan tidak mau repot mengurus tanaman kantor Anda, Anda bisa mempercayakan rental tanaman Manda Flora untuk menghadirkan dan melakukan perawatan tanaman hias Anda. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.
Temukan artikel seputar pemeliharaan tanaman lainnya di sini.